Keindahan Teluk Nusalasi-Van Den Bosch di Fakfak, Papua Barat
Keindahan Teluk Nusalasi-Van Den Bosch dengan pasir putih yang halus dan gradasi warna yang begitu jernih dan indah menjadikannya sebagai tempat bermain para penyu/teteruga, ikan duyung maupun biota laut yang jarang ditemukan di tempat lain.
Terumbu karang yang dominan menjadikan Teluk Nusalasi – Van Den Bosch sebagai rumah bagi ikan-ikan dan biota laut. keberadaan terumbu karang ini yang begitu menarik, apalagi saat cahaya memantul di air laut.
Pepohonan hijau yang melengkapi indahnya pesona teluk Nusalasi – Van Den Bosch
Latar belakang teluk berupa bukit dan hutan tropis memberikan kontras hijau yang sangat indah dengan birunya air laut. Membuat pemandangan yang begitu menenangkan. adapun 1000 pohon cemara yang tumbuh di garis pantai menambah nilai keindahan dari teluk nusalasi – Van Den Bosch.
Pulau-pulau kecil yang tersebar di teluk nusalasi – Van Den Bosch pun menjadi sarang tempat tinggal kelelawar. Air terjunya yang indah pun tak kalah menarik, air terjun alami yang mengalir dari hutan ke laut menjadi sebuah kombinasi pemandangan laut yang jarang ditemui.
Kearifan Lokal Budaya Masyarakat Teluk Nusalasi – Van Den Bosch
Kearifan lokal budaya masyarakat pun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Masyarakat yang masih memegang nilai-nilai adat yang begitu kuat sehingga itu yang membuat alam di teluk nusalasi – Van Den Bosch terlindungi, salah satunya dengan sasi/kerakera. masyarakat pun sudah sadar untuk menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga laut di pesisir tetap terjaga.
Pemandangan Indah Yang Juga Menyimpan Sejarah Peninggalan Kolonial Belanda
Selain pemandangannya yang begitu indah, Teluk Nusalasi – Van Den Bosh juga menyimpan nilai sejarah peninggalan masa kolonial Belanda. Salah satunya nama Van Den Bosh yang merupakan nama keluarga (Marga) Belanda.
Dengan keindahan tersebut menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Sebagai tempat wisatawan mencari ketenangan, dan kesejukan di alam yang masih alami, dengan nilai-nilai sejarah, panorama yang fotogenik serta potensi wisata alam (wisata edukasi, pemandangan, dan pengenalan alam pesisir).


